Tinjauan Geometrik Jalan pada Ruas Jalan Tanawangko-Kumu-Popontolen terhadap PDGJ Tahun 2021

Authors

  • Kristania Taghulihi Program Studi Teknik Jalan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado image/svg+xml
  • Tampanatu P. F. Sompie Program Studi Teknik Jalan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado image/svg+xml
  • Aris Sampe Program Studi Teknik Jalan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i5.1407

Keywords:

geometrik jalan, alinyemen horizontal, Spiral-Circle-Spiral, radius rencana, Tanawangko, PDGJ 2021

Abstract

Jalan Raya Tanawangko merupakan salah satu ruas Jalan Trans-Sulawesi yang menghubungkan Kota Manado dengan Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi alinyemen horizontal pada tiga tikungan di segmen yang ditinjau terhadap Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) Tahun 2021. Data topografi dikumpulkan melalui pengukuran langsung di lapangan menggunakan Global Positioning System (GPS) Geodetik Hi-Target V200 dengan metode Real-Time Kinematic (RTK) dan diolah menggunakan AutoCAD Civil 3D 2027. Kecepatan rencana (Vr) ditetapkan seragam sebesar 50 km/jam untuk seluruh segmen sesuai fungsi jalan arteri pada medan perbukitan hingga pegunungan, sehingga diperoleh radius minimum (Rmin) sebesar 82,19 m pada superelevasi maksimum 8%. Hasil evaluasi menunjukkan radius eksisting ketiga tikungan lebih kecil daripada Rmin, yaitu 13,16 m (Tikungan 1), 37,67 m (Tikungan 2), dan 22,67 m (Tikungan 3), sehingga ketiganya belum memenuhi PDGJ 2021. Perhitungan ulang dilakukan menggunakan radius rencana (Rd) sebesar 85 m yang telah memenuhi syarat Rd tidak kurang dari Rmin, superelevasi rencana 8,00%, serta tipe lengkung Spiral-Circle-Spiral (SCS) dengan panjang lengkung peralihan 55 m. Dimensi lengkung hasil evaluasi berturut-turut adalah Ts = 131,64 m, Es = 50,46 m, dan Lc = 94,26 m untuk Tikungan 1; Ts = 86,69 m, Es = 19,89 m, dan Lc = 47,13 m untuk Tikungan 2; serta Ts = 105,29 m, Es = 31,42 m, dan Lc = 69,60 m untuk Tikungan 3. Dimensi tersebut jauh lebih besar daripada dimensi lengkung eksisting sehingga perbaikan geometrik pada ketiga tikungan menuntut ruang yang jauh melampaui koridor eksisting dan perlu didahului kajian teknis lanjutan. Penelitian ini tidak menganalisis hubungan sebab-akibat antara kondisi geometrik dan kecelakaan lalu lintas karena data kecelakaan tidak digunakan sebagai variabel penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, S. N. (n.d.). BAB 3 KONSEP HIERARKI DAN FUNGSI JARINGAN JALAN. PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN, 49.

Arrang, A. T. (2016). Tinjauan Keselamatan Lalu Lintas Terhadap Geometrik Jalan Ruas Toraja €“ Palopo (Studi Kasus Sta. 379+170 €“ Sta. 383+300). PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, 149–154. https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v1i2.64

Fitriyanti Kaharu, Lucia G. J. Lalamentik, & Mecky R. E. Manoppo. (2020). Evaluasi Geometrik Jalan Pada Ruas Jalan Trans Sulawesi Manado-Gorontalo di Desa Botumoputi Sepanjang 3 Km. Jurnal Sipil Statik, 8(3), 253–360. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jss/article/view/28761%0Ahttps://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jss/article/download/28761/28091

Gabriel, T., -, M., & Silitonga, S. P. (2024). Survei Fotogrametri Dan Real Time Kinematic Untuk Perencanaan Geometrik Jalan (Studi Kasus : Jalan Manduhara- Jalan Lingkar Luar Mahir Mahar). CRANE: Civil Engineering Research Journal, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.34010/crane.v5i1.11550

Irianto, R., & Rassarandi, F. D. (2021). Kajian Perbandingan Luas Hasil Pengukuran Bidang Tanah Menggunakan GPS RTK-Radio dan RTK-NTRIP. JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 4(1), 65.

Marga, D. J. B. (n.d.). Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Masloman, D. S. (2017). Tinjauan Perencanaan Geometrik Jalan Nasional “Ruas Strategis Nasional Tolinggula--Marisa IV.” Radial, 5(2), 131–135.

Mustika, W., Arrang, A. T., Londongsalu, J., Wulansari, I., Ahmad, S. N., Syukuriah, S., Ampangallo, B. A., Manga, J., Padang, I., Prasetya, M. S., & others. (2025). Infrastruktur Transportasi Untuk Kota Kecil. Arsy Media.

PATANDUK, J. W. T. (2023). Analisis Perencanaan Geometrik Jalan Di Kampung Tunas Gain Distrik Fakfak Timur. Jurnal Informasi, Sains Dan Teknologi, 6(02), 236–256. https://doi.org/10.55606/isaintek.v6i02.168

Prayogo, L. M., & Muhsoni, F. F. (2025). Pengukuran Topografi Ketinggian: Studi Kasus Menggunakan Metode Real-Time Kinematic (RTK) GPS Geodetik R6. Rekayasa, 17(3), 526–535. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v17i3.27337

Setyawan, F. A., & others. (2025). ANALISIS GEOMETRIK JALAN SIMPANG SEBIDANG (STUDI KASUS: SIMPANG SEBIDANG BAWEN; RUAS JALAN BAWEN--BTS. KOTA SALATIGA KM. SMG. 34+ 150--35+ 125). Universitas Islam Sultan Agung.

Sukri, I. (2021). Kajian Pengaruh Geometrik Jalan Dalam Mendukung Keselamatan Pengguna Pada Ruas Jalan Simpang Beringin-Maredan-Simpang Tualang Timur Sta 03+ 550--Sta 05+ 050. Universitas Islam Riau.

Sumarsono, A., Pramesti, F. P., & Sarwono, D. (2010). Model Kecelakaan Lalulintas di Tikungan karena Pengaruh Konsistensi Alinyemen Horisontal dalam Desain Geometri Jalan Raya. Media Teknik Sipil, 10(2), 85–92.

Tuegeh, E. F., Manginsihi, B. K., & Pinasang, D. B. (2025). Tinjauan Geometrik Jalan Di Ruas Jalan Tondano--Airmadidi STA 14+ 370--STA 15+ 360. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi, 4(1), 307–311.

Udara, T. (2023). Jurnal Simetrik Vol. 16(Lucas), 181–187.

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Taghulihi, K., Sompie, T. P. F. ., & Sampe, A. . (2026). Tinjauan Geometrik Jalan pada Ruas Jalan Tanawangko-Kumu-Popontolen terhadap PDGJ Tahun 2021. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(5), 2519-2529. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i5.1407